Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Makanan Ini Mengancam Ekosistem Bumi, Kok Bisa?

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 07 Juni 2018 |05:31 WIB
6 Makanan Ini Mengancam Ekosistem Bumi, Kok Bisa?
Ilustrasi Kopi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

DALAM beberapa dekade terakhir, seluruh negara di dunia telah menetapkan bahwa isu perubahan iklim maupun pemanasan global sebagai isu penting yang harus segera dituntaskan.

Bagaimana tidak, dampak dari pemanasan global sendiri secara tidak langsung akan merusak ekosistem dan sumber daya alam yang menjadi pondasi utama bagi keberlangsungan hidup manusia.

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi dampak dari pemanasan global. Salah satunya dengan menghindari konsumsi makanan yang dapat merusak lingkungan. Berikut Okezone rangkumkan 6 makanan yang harus Anda hindari untuk menyelamatkan bumi dari kehancuran, sebagaimana dilansir dari Times of India.

Baca Juga: LDR dengan Iko Uwais saat Hamil, Audy Item Ungkap Perasaannya


Pisang


Pisang merupakan salah tanaman yang hanya bisa dibudidayakan di lingkungan tropis. Cara terbaik untuk menanamnya adalah dengan memangkas habis hutan hujan, sehingga terciptalah lahan yang masih baru dan subur.

Namun ketika hutan hujan ditebang, produksi karbondioksida pun meningkat dan akan mempengaruhi habitat satwa liar, ekosistem, atau dalam bahasa sederhananya akan terjadi kerusakan lingkungan.

Kacang kedelai


Mungkin terdengar sedikit aneh, namun produksi kacang kedelai dianggap sebagai salah satu pemicu rusaknya lingkungan, terutama pada hutan hujan. Menurut laporan para ahli, spesies satwa liar seperti jaguar pun terancam punah.

Baca Juga: Ini Sebab Anda Tak Perlu Minum Teh atau Kopi di Pesawat, Alasannya Bikin Mual!

Salmon


Meningkatnya permintaan terhadap produk sushi secara tidak langsung mempengaruhi keberlangsungan lingkungan. Seperti diketahui untuk menangkap ikan salmon, para nelayan cenderung menggunakan jaring yang dapat merusak ekosistem laut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement