Tingkat keparahannya pun beragam, mulai ringan hingga yang mengancam jiwa. Gejala LES dapat timbul secara tiba-tiba atau berkembang perlahan. Pasien LES dapat mengalami gejala yang bertahan lama atau bersifat sementara sebelum akhir nya kambuh lagi.
Kesulitan dalam mengenali LES sering mengakibatkan diagnosis dan penanganan yang terlambat,” papar dr Sumariyono.
Menurut dia, LES merupakan beban sosio ekonomi bagi masyarakat dan negara karena memerlukan penanganan yang tidak sederhana dan melibatkan banyak bidang keahlian.
[Baca Juga: Cek Gejala Lupus Agar Cepat Ditangani, Bila Terlambat Ini Akibatnya]
Selain itu, biaya perawatannya mahal dan perlu dilakukan seumur hidup. Sementara itu, cara menge - nali gejala LES di antaranya demam lebih dari 38 derajat Celsius dengan sebab yang tidak jelas, lelah dan lemah berlebihan, sensitif terhadap sinar matahari, rambut rontok, ruam ke merahan berbentuk kupukupu yang melintang dari hidung ke pipi, ruam kemerahan di kulit, sariawan yang tidak kunjung sembuh, terutama di atap rongga mulut.