DANAU yang terkenal dengan sebutan Disappearing Tarn memukau para pendaki dan fotografer di Pegunungan Australia setelah terisi dengan volume air yang tak biasa.
Biasanya danau kering di Gunung Wellington, Tasmania, itu tidak mudah terlihat. Danau ini digambarkan salah satu surat kabar lokal sebagai bagian dari cerita rakyat semak belukar.
Hujan lebat yang terjadi pada lalu membuat danau itu kini terisi dengan air jernih dan berwarna biru kehijauan. Warga lokal menjelaskan, lokasi itu biasanya terisi air sekitar sekali atau dua kali setahun setelah hujan atau salju.
“Gambar-gambar yang saya lihat dalam dua hari terakhir menunjukkan danau itu terisi penuh yang tidak pernah saya lihat sebelumnya,” kata ranger Wellington Park, Ben Masterman kepada BBC.
“Ini bukan filter (rekayasa foto). Ini benar-benar warna itu. Itu biru yang luar biasa yang menjadi lebih intens dan safir serta lebih memukau saat air semakin dalam,” tambahnya.
Masterman menjelaskan, danau itu terbentuk di bebatuan sekitar setengah perjalanan menuju puncak gunung yang berketinggian 1.271 meter di atas permukaan laut. Fotografer asal Irlandia James Spencer telah mendaki pegunungan itu pada akhir pekan lalu.
“Ini sekitar seukuran satu kolam renang saat kami berada di sana dan memiliki kedalaman 3-4 kaki. Ada perasaan tenang. Ini seperti yang Anda lihat di Karibia, seperti air tropis yang cantik dan jernih,” kata dia. Danau itu pun semakin populer dalam beberapa waktu terakhir.