Tidak hanya That Luang dan Patuxay, Vientiane juga memiliki That Dam (stupa hitam) yang merupakan salah satu stupa tersisa setelah penyerangan Kerajaan Siam pada abad ke-17. Stupa tersebut kini telah ditumbuhi lumut di sekelilingnya yang menambah eksotis bangunan.
That Dam (foto: Shutterstock)
Selain itu, bagi mereka yang ingin menikmati romantisme pemandangan alam juga dapat menikmati suasana matahari terbenam d Sungai Mekong. Sungai Mekong membelah negeri Laos dan Thailand.
Pemerintah Laos juga telah membangun tempat yang nyaman bagi warga untuk dapat duduk-duduk atau melakukan aktivitas, seperti aerobik bersama setiap sore hari dan juga ada beragam restoran.
Warisan Dunia Laos juga memiliki Luang Prabang, kota warisan dunia di Laos bagian utara, yang merupakan bagian dari "UNESCO Town Of Luang Prabang World Heritage Site". Kota tersebut terdaftar sebagai warisan dunia di UNESCO sejak 1995 karena keunikan dan bentuk arsitektur serta warisan keagamaan dan budaya yang dilestarikan dengan baik. Di Luang Prabang yang memiliki beragam kuil dan biara Buddha itu, setiap pagi dapat disaksikan ratusan biksu dari banyak biara berjalan kaki di jalanan kota.
Luang Prabang (Foto: Shutterstock)
Dengan banyaknya mutiara keindahan, tidak mengherankan bila turisme menjadi sektor yang berkembang pesat di Laos yang tidak memiliki garis pantai tersebut. Meski demikian, pada 2017, berdasarkan data resmi pemerintahan Laos, jumlah pelancong asing yang berkunjung 3,86 juta orang atau menurun 8,73 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Menurut data tersebut, jumlah turis dari Eropa berkurang 27 persen, jumlah turis dari Amerika berkurang 26 persen, dan jumlah turis dari negara-negara ASEAN berkurang 11 persen. Data Kementerian Informasi, Budaya, dan Turisme Laos menyatakan hanya jumlah pengunjung China yang mengalami peningkatan pada 2017 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Viral 5 Jepretan Ajaib, Mana yang Paling Gokil?
Sebagaimana dikutip dari situs berita laotiantimes.com, Deputi Direktur Divisi Riset dan Administrasi Turisme Bounthavy Sisava mengatakan pihaknya sedang mengkaji fenomena turunnya jumlah wisatawan untuk berupaya memahami situasinya.
Untuk mengatasinya, sejumlah solusi yang ditawarkan oleh pemerintah Laos untuk meningkatkan jumlah turis kembali, antara lain meluncurkan inisiatif "Visit Laos Year 2018" yang menekankan beragam festival lokal.
(Risna Nur Rahayu)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.