“Faktor genetik, imunologik, dan hormonal serta lingkungan diduga berperan dalam perjalanan penyakit ini,” jelas dr. Sumariyono, SpPD-KR.
Lebih lanjut, dr. Sumariyono juga menyebutkan faktor lainnya yang bisa menyebabkan lupus, seperti faktor hormonal pada perempuan yang membuat perempuan usia produktif lebih sering mengidap lupus, estrogen dan prolaktin yang juga diduga berperan. Faktor lingkungan pun turut ikut andil, di antaranya stres psikologis, paparan sinar UV, polusi, asap rokok, infeksi, obat-obatan, dan zat kimia.
“Tapi, pada intinya penyebab lupus secara pasti belum diketahui,” sambung dr. Sumariyono.
Senada dengan penjelasan yang diberikan dr. Sumariyono, sumber lain memaparkan hormon perempuan diyakini mengambil peran, karena perempuan lebih sering mengidap lupus daripada laki-laki, terutama pada masa produktif mereka.
Dampak
Sama seperti penyakit lainnya lupus pun memiliki dampak buruk bagi tubuh pengidapnya. Dampak-dampak tersebut di antaranya sebagai berikut.
Baca juga: Terjun ke Bisnis Kuliner, Dwayne Johnson 'The Rock' Luncurkan Perusahaan Tequila