Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Klompen, Sepatu Kayu Khas Belanda yang Dipakai Kerja hingga Melamar Kekasih

Dada Sathilla , Jurnalis-Sabtu, 05 Mei 2018 |19:04 WIB
Klompen, Sepatu Kayu Khas Belanda yang Dipakai Kerja hingga Melamar Kekasih
Klompen sepatu khas Belanda (Foto: Dada Sathilla/Okezone)
A
A
A

KLOMPEN dikenal sebagai suvenir khas Belanda yang sering diburu turis sebagai oleh-oleh. Tapi sebenarnya sepatu kayu khas Belanda ini merupakan sepatu kerja orang Belanda. Meski zaman sudah modern, orang Belanda masih sering memakai klompen lho.

Tak susah menemukan klompen atau sepatu kayu Belanda di Negeri Kincir Angin. Kios penjual cinderamata pasti menjual klompen dalam berbagai ukuran dan bentuk, mulai dari gantungan kunci, hiasan rumah hingga seukuran sepatu orang dewasa. Kios penjual klompen bisa ditemukan di banyak tempat mulai dari Bandara Internasional Schipol, toko oleh-oleh di Dam straat, Amsterdam hingga Zaanse Schans.

 

Klompen dibuat orang Belanda sejak tahun 1230. Orang Belanda menyukai klompen karena dianggap kuat, praktis, melindungi kaki dari kotoran, serta harganya relatif murah. Tak cuma petani dan tukang kebun yang memakainya tapi klompen dipakai semua kalangan.

 (Baca Juga: Cantiknya Busana dengan Pleating Handmade, Teknik Khusus Hasilkan Lipitan yang Unik)

Uniknya, klompen tak hanya dipakai untuk bekerja sehari-hari tapi juga sebagai alat untuk melamar kekasih. Klompen diukir dengan bermacam motif dan dicat dengan beraneka warna lalu diserahkan kepada wanita pujaan hati.

 

Seiring perkembangan zaman, orang mulai beralih ke sepatu berbahan karet yang lebih ringan. Klompen pun mulai ditinggalkan dan tak banyak yang memakainya lagi. kecuali di pedesaan di mana klompen masih dipakai para petani, tukang kebun, nelayan, pandai besi, tukang batu, serta pekerja jalan.

  (Baca Juga: Kala Pernikahan Raditya Dika dan Anissa Aziza Memadukan Dua Adat yang Berbeda)

Di Belanda sendiri klompen masih dibuat hingga saat ini. Sekitar 3.000.000 klompen diproduksi setiap tahun, sebagian besar untuk dijual sebagai suvenir. Para wisatawan tak cuma bisa membeli klompen sebagai oleh-oleh tapi juga bisa berkunjung ke pabrik pembuatan klompen.

Salah satunya adalah The Wooden Workshop yang berada di Zaanse Schans. Di pabrik komplen ini pengunjung bisa melihat proses pembuatan klompen dengan mesin moderen serta mempelajari sejarahnya. Tentunya ada juga klompen yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh. Harganya sekitar 10-20 Euro atau sekira Rp167 ribu-Rp334 ribu.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement