Air terjun Coban Pelangi menawarkan keabadian warna pelangi. Air terjun ini, berada di ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Karena berada di lereng Gunung Semeru dan hutannya yang masih lebat membuat udara di kawasan itu bisa mencapai 19 derajat Celsius.
Kedamaian abadi, yang juga hadir di antara masyarakat desa. Air terjun ini berada di Desa Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Lokasinya berada di jalur pendakian menuju ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Desa Gubugklakah, berada di sebelah timur Kota Malang. Berjarak sekitar 32 kilometer (km). Banyak angkutan umum, yang bisa mengantarkan para pengunjung datang ke tempat wisata alam ini. Bahkan, saat ini hampir setiap hari kawasan air terjun selalu ramai wisatawan.
Ramainya wisatawan di Coban Pelangi ini, diakui oleh Harini, 50, pedagang makanan yang berjualan di sepanjang jalur menuju ke air terjun. “Kalau dahulu ramainya hanya di hari Sabtu, dan Minggu. Sekarang, hampir setiap hari ramai. Utamanya saat pagi hari,” ujarnya.
Ramainya pengunjung di air terjun yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Malang tersebut karena banyaknya paket wisata ke Gunung Semeru dan Gunung Bromo yang menjadikan Coban Pelangi sebagai salah satu bagian dari paket perjalanan wisata.
Coban Pelangi sepertinya sudah menjadi magnet untuk dikunjungi. Tempat ini seolah menawarkan keabadian, dan kesucian di Gunung Mahameru, yang suci. Pelanginya selalu abadi, mewarnai dan menghidupi segala makhluk.
Wilayah Kabupaten Malang tidak habisnya menawarkan keindahan alam. Wilayah pegunungan, pantai, dan desa-desanya hadirkan keindahan, layaknya pecahan surga yang diturunkan ke bumi untuk segala makhluk menikmati kedamaiannya.

[Baca Juga: Melongok Coban Sewu, Serpihan Surga di Perbatasan Malang dan Lumajang]
Bupati Malang, Rendra Kresna menyebutkan, wisata di wilayah Kabupaten Malang, sangat lengkap. “Tidak cukup satu hari untuk menikmati keindahan Kabupaten Malang. Para wisatawan harus menginap di sini beberapa hari, agar bisa berwisata sampai puas,” papar dia.
Potensi alam yang luar biasa membuat Kabupaten Malang selalu menjadi maghnet bagi siapapun untuk mengunjunginya. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya jutaan wisatawan setiap tahunnya. Pada tahun 2017 silam, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 5,5 juta orang. Tahun ini, Rendra sangat optimistis jumlahnya akan mengalami kenaikan yang signifikan.
(Abu Sahma Pane)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.