“Pemanfaatan susu sebagai bahan pokok pangan manusia telah hadir sejak sekitar 8.000 SM. Di Tanah Air, susu dan produk hewani lainnya telah dikonsumsi di beberapa daerah yang memiliki kebiasaan menggembala seperti sejumlah area di Sumatra dan Sulawesi. Kebaikan susu dan produk olahannya kemudian menjadi komoditas yang dapat dinikmati masyarakat Indonesia ketika industri peternakan sapi perah mulai berkembang pada pertengahan abad ke-19," jelas Sejarawan Kuliner dari Universitas Padjajaran, Fadly Rahman saat ditemui dalam workshop 'FFI MilkVersation: Kebaikan Susu, Dukung Pembentukan Keluarga Kuat Untuk Bangsa Kuat' yang digelar oleh Frisian Flag Indonesia, Kamis (3/5/2018) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sementara itu, ditemui dalam acara yang sama, ahli gizi Dr. Marudut, B.Sc. MPS menjelaskan bila susu memiliki kebaikan untuk membentuk keluarga kuat. "Susu merupakan salah satu sumber zat gizi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan anak. Kandungan susu antara lain protein, kalsium, fosfor dan vitamin D. Berbagai penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara konsumsi susu secara rutin sesuai takaran dengan kepadatan tulang," jelasnya.
Baca Juga: 5 Meme Kocak Jadi Wartawan, Nomer 3 Cuma Wartawan yang Paling Tahu
Sebagai tambahan informasi, protein yang terkandung dalam susu antara lain kasein, whey, dann lainnya. Jumlah yang terbanyak adalah kasein dengan jumlah mencapai 80%. Kasein baik untuk pertumbuhan tulang. Sedangkan whey dan protein lainnya memiliki manfaat untuk kekhususan tertentu. Susu juga mengandung asam lemak yang unik dan kompleks. Sejumlah penelitian menunjukkan bila nutrisi tersebut berperan positif terhadap peningkatan kesehatan.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.