"Jika ukuran pengisap asap tidak sesuai penggunaan, sistem pengolahan udara di dapur akan sulit berjalan dengan maksimal," ungkap desainer interior Susan Octari Yawhan. Berbagai produsen pengisap asap, seperti Ariston, Modena, Technogas, umumnya menyediakan dua ukuran pengisap asap, yaitu dengan lebar 60 cm dan 90 cm. memilih ukuran yang tepat harus disesuaikan dengan lebar kompor dan frekuensi memasaknya.
"Untuk dapur kecil yang jarang dipakai memasak besar, bisa menggunakan pengisap asap dengan lebar 60 cm yang memiliki daya hisap 200-350 m3/jam. Sedangkan, dapur yang aktif digunakan untuk masak besar dapat memilih pengisap asap dengan lebar 90 cm dengan daya hisap 350 m3/jam," ungkap Susan.

Foto: Kegiatan memasak menimbulkan asap di dapur. Foto: Screenshoot dari Youtube awitalife
Bagi Anda yang telanjur salah memilih, jika memungkinkan bisa mengganti ukurannya. Namun, jika fitting -nya hanya pas untuk ukuran pengisap asap yang saat ini digunakan, Anda dapat mengakalinya dengan membuat sirkulasi tambahan di ruangan yang bersifat fleksibel, bisa dibuka dan ditutup saat kegiatan masak besar berlangsung.
Dalam keadaan mendesak, memutar udara dengan kipas angin dapat membantu mengolah pergerakan udara di ruangan. Terkadang pengisap asap juga sering terkena kotoran, minyak, dan asap panas. Jika hal ini terjadi secara terus-menerus, bodi pengisap asap tentu juga rawan rusak.