BERKAT kecanggihan media sosial juga teknologi, seminar-seminar di sekolah, atau bahkan film, sekarang anak perempuan bisa mengumpulkan informasi soal menstruasi dari banyak sumber.
Namun sebelum anak perempuan membuat asumsi yang keliru, menganggap hal ini tabu, atau salah persepsi, selalu jauh lebih jika pihak orang tua untuk berdiskusi langsung dengan sang anak mengenai persoalan topik menstruasi ini.
Masih bingung kapan dan bagaimana memulai untuk membicarakan topik menstruasi dengan anak? Melansir Timesofindia, Selasa (1/4/2018) mungkin Anda bisa menerapkan 5 tips di bawah ini.
Waktu bicara
Kebanyakan anak perempuan mendapatkan menstruasi pertamanya di antara usia 11 hingga 14 tahun, tapi mengingat hal ini bisa terjadi kapan saja dan di mana saja ketika mereka sudah menginjak usia 10 tahun, maka dari itu penting adanya untuk membicarakan soal ini dari awal, sehingga anak bisa mencerna informasi yang diterima dan tidak panik saat benar-benar mengalami kejadian menstruasi pertama kalinya.
Diskusi 'candid'
Dalam membicarakan topik ini, Anda sebagai orang tua bisa menerapkan cara dengan tidak menjadikan topik ini sebagai topik pembicaraan yang super serius. Coba sisipkan saja informasi penting tentang menstruasi ketika sedang berbicara santai dengan anak. Anda bisa merujuk pada film, internet, atau buku untuk membuat anak jadi lebih mudah mengerti sehingga ia tidak bingung sendiri dengan semua informasi yang ia dapatkan. Intinya, jadikan topik pembicaraan soal menstruasi ini jadi topik diskusi informal, jangan buat anak jadi panik atau gelisah karenanya.