BANYAK dari kita harus bekerja meskipun sudah memiliki anak, meskipun ada yang akhirnya memilih resign untuk merawat anaknya. Tapi, bagi Anda yang masih harus bekerja meskipun sudah memiliki anak, Anda tidak perlu merasa bersalah.
Memang, terkadang perasaan bersalah itu muncul karena Anda tidak dapat menghabiskan cukup waktu bersama anak Anda. Meski begitu, ibu yang bekerja memberi beberapa pelajaran hidup yang berharga bagi anak-anak mereka.
Melansir thehealthsite, Senin (30/4/2018), ada beberapa alasan Anda bisa berbangga sebagai ibu yang bekerja.
Baca Juga: 5 Tokoh Dunia yang Bugar Berkat Minuman, Siapa Saja?
(Foto: qz)
Disiplin Waktu
Para ibu saya bekerja akan bangun lebih pagi setiap hari untuk memasak sarapan dan makan siang untuk keluarga, mengemas bekal makan, membangunkan anaknya dan menyiapkannya untuk sekolah dan memberinya makan. Mereka mungkin akan bekerja selama 7-8 jam, dan harus memasak makan malam dan membantu anaknya mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR).
Tentu saja para ayah juga akan membantu. Tapi para ibu akan melakukan sebagian besar pekerjaan tersebut. Mereka pun memberikan contoh manajemen waktu yang tepat sehingga ada disiplin waktu yang harus dipatuhi.
Baca Juga: Salah Prediksi, Dokter di India Potong Mr P Bayi yang Baru Lahir
(Foto: Reuters)
Pertemuan Lebih Berkualitas
Anda akan lebih menghargai ketika Anda kehilangan. Kalimat tersebut mungkin cocok disematkan untuk anak-anak yang harus ditinggalkan bekerja oleh ibunya.
Berbeda dengan anak-anak yang selalu bersama dengan ibu yang tinggal di rumah, anak-anak tersebut akan melihat waktu yang dihabiskan dengan ibu mereka secara normal, karena semua kebutuhan sudah terpenuhi.
Tapi, bagi anak-anak yang ibunya bekerja, mereka hanya akan memiliki beberapa jam berharga. Akibatnya, semua jam-jam yang dihabiskan oleh mereka pun akan lebih berkualitas. Bahkan, sang anak pun rela menunggu ibunya pulang agar bisa tidur sambil ditemani.