Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Methanol, Tapi Inilah yang Bahaya di Miras Oplosan

CDB Yudistira , Jurnalis-Minggu, 29 April 2018 |14:30 WIB
Bukan Methanol, Tapi Inilah yang Bahaya di Miras Oplosan
Ilustrasi miras oplosan (Foto: Okezone)
A
A
A

KASUS keracunan massal akibat menenggak miras oplosan menjadi sorotan belakangan ini. Sebanyak 82 orang tewas akibat minuman keras oplosan, dengan 58 orang dari Jawa Barat yakni dari Kabupaten Bandung dan Sukabumi.

Beberapa hari kemudian di Jawa Timur tujuh orang meninggal karena minum miras oplosan. Angka kematian akibat miras oplosan tinggi dan dari data yang ada angkanya lebih dari 50 persen.

"Minuman oplosan banyak beredar di masyarakat, mudah didapat dan harganya relatif lebih murah dibandingkan minuman keras bukan oplosan, sehingga terjangkau oleh kebanyakan orang. Remaja minum minuman keras biasanya untuk coba-coba dan rasa ingin tahu atau terbawa oleh teman atau ingin dianggap dewasa," dari rilis yang di terima Okezone, dalam acara Master Class Up date on Methanol Poisoning yang di gelar Tim Pembina Kesehatan Jiwa Masyarakat (TKJM) Jawa Barat bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Bandung beserta Departemen Psikiatri FK UNPAD dan RS Melinda 2 Bandung, di Jalan Pajajaran, Bandung, Sabtu 28 April 2018.

 (Baca Juga: Hari Tari Sedunia, 5.035 Penari di Kawasan Car Free Day Solo Pecahkan Rekor MURI)

Selain karena mudah di dapat dan harga relatif murah, faktor kultur dan budaya juga ikut berperan seperti kebiasaan minum minuman keras atau ada orangtua dan keluarga yang juga minum minuman keras. Miras oplosan dikonsumsi untuk mendapatkan perasaan gembira dan menyenangkan, namun di dalam minuman miras oplosan tersebut selain mengandung etanol juga methanol (CH3 OH).

Sebenarnya, perlu diketahui methanolnya sendiri tidak berbahaya, tetapi bila masuk ke dalam tubuh akan dirubah menjadi formid acid yang menyebabkan asidosis. Keadaan asidosis tersebut itulah yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecacatan seperti kebutaan sampai kematian

  (Baca Juga: Camilan Bermicin Bikin Ketagihan, Kenali Penyebab dan Dampaknya Jika Terlalu Banyak!)

"Metanol tidak racun, diminum masuk ke tubuh, metanol itu di ubah menjadi asam format. Ini yang bahaya, ini yang bikin cacat, bikin mati. Jadi kita harus memblok perubahan tadi dari metanol ke asam format," ungkap Dr Teddy Hidayat SpKJ Ahli Kedokteran Jiwa Unpad, yang juga sebagai penyelenggara acara, saat di wawancarai di sela acara.

 

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement