Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Para Peneliti Membuktikan, Orang Gemuk Lebih Bahagia daripada Kurus!

Annisa Aprilia , Jurnalis-Jum'at, 13 April 2018 |14:47 WIB
Para Peneliti Membuktikan, Orang Gemuk Lebih Bahagia daripada Kurus!
Orang gemuk lebih bahagia (Foto: Theindependent)
A
A
A

SEBAGIAN besar orang terutama wanita biasanya akan marah bila disebut gemuk. Tidak jarang pula orang-orang yang memiliki tubuh gemuk diejek dan ditertawai karena jadi bahan lelucon.

Hal tersebut serupa seperti yang ditulis dalam laman Elite Daily, Jumat (13/4/2018), ketika orang kurus mengolok-olok orang gemuk, sebenarnya mereka tidak menyadari kalau merekalah yang sebenarnya menyedihkan. Di sisi lain, orang gemuk bisa bebas berwisata kuliner, memburu makanan unik dan kekinian.

 (Baca Juga: Fakta Baru Mengenai Para Pembantu Bugil yang Kontroversial di Dunia)

Tidak hanya itu saja, orang-orang gemuk juga bisa dengan riang dan bahagia menikmati makanan atau kudapan mereka, karena tidak memiliki tuntutan untuk tetap tampil kurus atau langsing. Sementara, orang-orang kurus yang mengejek orang gemuk harus menjaga asupan makanan mereka, agar bisa mempertahankan berat badan.

Menurut para ilmuwan dari McMaster University di Kanada, ketika meneliti apakah ada hubungan antara obesitas dan depresi, para peneliti menemukan orang-orang gemuk ternyata lebih bahagia dibandingkan orang kurus. Alasannya sederhana saja, karena mereka tidak pernah merasakan depresi karena tuntutan berat badan. Sehingga, pada umumnya orang gemuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan menyenangkan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement