Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Johor Targetkan 2 Juta Turis dari Indonesia

Aini Lestari , Jurnalis-Selasa, 10 April 2018 |00:01 WIB
Johor Targetkan 2 Juta Turis dari Indonesia
Ilustrasi Malaysia Airlines (Foto: Reuters)
A
A
A

BATAM - Pemerintah Johor, Malaysia menargetkan jumlah kedatangan turis asal Indonesia sebanyak 2 juta orang untuk tahun 2018. Jumlah ini diyakini dapat tercapai dengan kerja keras dan pembangunan beberapa proyek pariwisata yang akan selesai di tahun 2018 ini.

Target ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Dari data yang dimiliki oleh Tourism Johor, kedatangan turis asal Indonesia ke Johor mencapai 1,3 juta orang pada tahun lalu.

"Tahun ini target ditingkatkan karena akses untuk ke Johor sudah terbuka lebar," kata Tuan Abdul Malik, Director Tourism Johor usai menggelar pertemuan dengan Asita Batam di Amari Johor, Malaysia, Senin (9/4/2018).

Tuan Abdul Malik menjelaskan, kunjungan turis Indonesia ke Johor tidak hanya untuk berwisata semata namun juga untuk berobat atau biasa dikenal dengan istilah medical tourism.

Dari jumlah turis yang masuk ke Johor, 5-10 persen merupakan turis yang datang dengan tujuan untuk berobat. "Ini semua karena kami memiliki rumah sakit dengan teknologi pengobatan yang baik sehingga dipercaya oleh turis Indonesia untuk berkunjung ke Johor dalam rangka medical," ujarnya.

Untuk tahun ini, pihak Tourism Johor menargetkan peningkatan kunjungan turis dalam hal pengobatan hingga 20 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Pihak Tourism Johor juga telah menyiapkan anggaran hingga 6,5 juta Ringgit Malaysia untuk promosi di bidang pariwisata. "Untuk itu, kami akan buat promosi ke Batam dan Jakarta," kata Tuan Abdul Malik lagi.

Guna mendukung itu semua, pihak pemerintah Malaysia, khususnya Johor terus meningkatkan infrastruktur yang ada. Tak hanya itu, akses menuju Johor juga dibuka lebih lebar dengan membuka jalur pelabuhan baru dan menambah rute pelayaran kapal fery dari berbagai daerah khususnya di Kepri.

Upaya lain yang dilakukan yaitu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Salah satunya Association of Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Kota Batam, Kepulauan Riau. The Malaysian of Tours and Travel Agent mengadakan pertemuan dalam Famtrip Asita Batam 2018 di Amari Johor Baru, Malaysia, Senin (9/4/2018). Pertemuan ini bertujuan untuk mengembangkan pariwisata di masing-masing daerah yakni Batam dan juga Johor, Malaysia.

Cathire B selaku pengurus Matta Johor dalam sambutannya mengatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan perkembangan Johor kepada para agen perjalanan wisata Batam agar dapat membantu untuk membawa turis dalam jumlah yang lebih banyak ke Johor.

(Baca Juga: Tak Hanya Tangguh, Kecantikan 10 Petinju Wanita Ini Bikin Pria K.O Seketika)

"Selama ini, Johor hanya sebagai tempat transit. Orang yang datang ke sini hanya untuk makan dan buang air saja. Tapi, seiring perkembangan pembangunan, maka kami ingin mengembangkan pariwisata di Johor," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement