Lebih lanjut disampaikan, adapun jenis-jenis aneka Aksesori dari bahan baku eceng gondok kerajinan perempuan Aceh Barat yang dipromosikan itu masih berupa tas, kotak tisu, tempat bulpen, vas bunga, sandal dan dompet.
Kehadiran produk kerajinan tangan dari Aceh pada kegiatan tersebut difasilitasi oleh Kementrian Desa Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi (KPDT) RI, sebab desa di Kecamatan Arongan Lambalek salah satu daerah perhatian pemerintah.
Nelli Mutia menyampaikan, kemampuan KPU Perempuan Desa Peulanteu memproduksi kerajinan tangan selama ini mendapat pendampingan dari Mahasiswa Universitas Islam Ar-Raniry Banda Aceh, lewat program Universitas Masuk Kampung (UMD) pada 2017.
BACA JUGA:
Kegiatan pembinaan kelompok perempuan Aceh Barat itu, juga merupakan intervensi program Kolaborasi Masyarakat dan Partisipasi untuk Kesejahteraan (Kompak) yang didanai oleh Departement Foreigh of Affair And Trade (DFAT Pemerintah Australia.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.