Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selain Mengganggu Kesehatan, Keseringan Minum Alkohol Bisa Bikin Jerawatan

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Selasa, 03 April 2018 |10:43 WIB
Selain Mengganggu Kesehatan, Keseringan Minum Alkohol Bisa Bikin Jerawatan
Ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Kulit berjerawat umum terjadi pada siapa saja dan bisa disebabkan oleh berbagai hal. Namun tahukah Anda jika kebiasaan minum alkohol ternyata bisa menjadi salah satu penyebabnya? Entah itu memicu munculnya jerawat atau memperburuk kondisi jerawat. Benarkah demikian? Yuk, cari tahu jawabannya dalam ulasan yang dilansir dari hellosehat.com berikut ini.

Kebiasaan minum alkohol mungkin saja membuat kulit berjerawat

Timbulnya jerawat bisa disebabkan oleh adanya bakteri atau kotoran yang menyumbat pori-pori kulit. Tak hanya itu, memiliki gaya hidup tertentu juga bisa menyebabkan Anda lebih rentan dengan kondisi ini, contohnya kebiasaan minum alkohol.

Dilansir dari Health Line, hingga saat ini penelitian belum menemukan secara pasti hubungan antara alkohol dengan bakteri penyebab jerawat. Namun alkohol secara tidak langsung memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan hormon yang berkaitan dengan timbulnya jerawat.

Berikut hal yang menyebabkan mengapa alkohol bikin kulit berjerawat, seperti:

1. Alkohol memengaruhi sistem kekebalan tubuh

Sistem kekebalan tubuh menjaga Anda dari infeksi bakteri atau virus berbahaya. Sebagai pelindung utama, terdapat sitokin yaitu protein yang dihasilkan oleh sel pelindung yang membuat Anda tetap terjaga dari penyakit atau peradangan.

Mengonsumsi alkohol dapat mengurangi atau bahkan menghancurkan sel pelindung dalam tubuh. Hal tersebut bisa membuat sistem kekebalan tubuh melemah dan membuat Anda rentan terkena infeksi.

Melemahnya sistem kekebalan tubuh bisa mempermudah perkembangan bakteri Propionibacterium acnes (P.acnes) pada pori-pori kulit sehingga menyebabkan jerawat.

2. Alkohol memengaruhi hormon

Selain itu, alkohol juga bisa memengaruhi kadar testosteron dan estrogen pada tubuh sehingga menjadi tidak seimbang. Sebuah studi menunjukkan bahwa alkohol meningkatkan kadar estradiol, yaitu salah satu bentuk hormon estrogen yang merangsang produksi kelenjar minyak.

Meningkatnya produksi sebum dari kelenjar minyak lebih dari kebutuhan, bisa menyumbat pori-pori. Penyumbatan sebum pada pori-pori merupakan salah satu penyebab timbulnya jerawat.

3. Alkohol memicu peradangan

Ada banyak bentuk jerawat akibat peradangan, seperti papula (bintik kecil keras pada kulit), pustula (gelembung kulit yang berisi nanah), atau nodula (jerawat besar dan memerah). Kebanyakan kondisi tersebut disebabkan karena adanya peningkatan hormon atau makanan dan minum yang mengandung kadar gula tinggi, seperti alkohol.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement