Bagaimana kalau hubungan anak dengan orangtuanya tidak baik?
Meski hubungan anak dengan orangtuanya tidak baik, anak tetap mungkin saja memilih pasangan hidup yang mirip dengan orangtuanya. Ini bisa terjadi secara tidak sadar.
Bahkan, karena memilih sosok yang sangat mirip dengan orangtua Anda, konflik dan masalah yang terjadi dengan orangtua juga dapat terulang kembali dengan pasangan Anda. Misalnya Anda punya orangtua overprotektif dan Anda saat ini punya pasangan yang overprotektif juga. Masalah yang Anda hadapi dengan pasangan pun tentu tidak jauh-jauh dari masalah yang dulu Anda hadapi dengan orangtua sendiri, yaitu masalah kebebasan dan kepercayaan.
Oleh karena itu, bila dalam hubungan tersebut pasangan ternyata memiliki sifat-sifat negatif dari orangtua Anda, tingkat kepuasan Anda dalam hubungan tersebut jadi rendah.
Didikan orangtua juga memengaruhi pola pikir anak dalam menjalin hubungan asmara
Selain karena teori imprint dan attachment, ada satu hal penting yang bisa menentukan sosok pasangan hidup seperti apa yang Anda cari. Hal penting ini adalah pola asuh atau didikan orangtua. Misalnya pola asuh orangtua yang penuh kehangatan dan tidak menuntut pasangan. Pola asuh ini rupanya dapat membentuk pola pikir anak sehingga ia akan menjalin hubungan yang penuh kedekatan dan rasa saling percaya terhadap pasangan.
Hubungan anak dengan orangtua yang dapat membuat anak merasa nyaman dan dicintai juga akan menumbuhkan sifat peka dan bertanggung jawab dalam diri anak ketika ia menjalin hubungan dengan orang lain. Namun, bila hubungan anak dengan orangtuanya kurang baik, ini akan menghasilkan sifat anak yang penuh kecemasan, takut berkomitmen, dan sulit percaya dalam suatu hubungan asmara.
Haruskah kita memilih pasangan yang mirip dengan orangtua sendiri?
Walapun sifat orangtua menjadi salah satu faktor dalam pemilhan pasangan, ada hal-hal lain juga yang tetap harus dipertimbangkan. Misalnya apakah Anda merasa cocok dengan pasangan, punya pola pikir dan tujuan yang sama atau tidak, serta apakah Anda lebih bahagia bersamanya atau tidak.
Kemiripan sifat atau penampilan dengan orangtua saja tidak bisa jadi patokan atau tolak ukur dalam menentukan pasangan yang ideal buat Anda. Justru bisa jadi Anda memiliki pasangan yang sifatnya sungguh berbeda dengan orangtua Anda, tetapi Anda berdua justru lebih cocok bersama.
Di luar dari mirip atau tidaknya sifat pasangan dengan orangtua Anda, perlu Anda tanamkan pula suatu pemikiran bahwa bila kedua belah pihak saling percaya, menghargai, menyayangi, dan mau berkomitmen, maka hubungan tersebut tetap dapat terjalin dengan baik.
(Risna Nur Rahayu)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.