Semua terapi itu harus dilakukan oleh anak dengan dampingan orangtua khsusunya ibu, agar anak bisa merasakan hidup seperti anak yang lain. Luh juga melanjutkan, ada beberapa kemampuan dasar yang harus bisa dilakukan anak dengan sindroma down, yang harus dilatih sejak dini dan bisa menolong hidupnya sendiri atau bisa hidup mandiri.
"Pertama, anak harus mampu berkomunikasi, karena menjadi dasar bagi mereka untuk bisa berinteraksi. Kedua, bisa melakukan aktivitas sehari-hari, mampu menolong diri sendiri. Ketiga, mampu bermain seperti anak yang lain, seperti main sepak bola, berenang, bermusik, menari. Keempat, bersekolah," lanjut Luh.
(Baca Juga: Rutin Lakukan Manikur Berisiko Kanker Kulit, Benarkah?)
Untuk dapat berkomunikasi dengan orang sekitar, anak sindroma down memerlukan fungsi penglihatan dan pendengaran yang baik, jadi penanganannya harus dilakukan oleh tim dokter ahli yang tidak bisa bekerja secara individu. Sementara, untuk anak yang sudah masuk usia sekolah, harus diperiksa oleh tim ahli terlebih dahulu untuk bisa ditentukan masuk di sekolah apa, karena akan disesuaikan dengan kemampuan kecerdasan (IQ) anak.
"Kita berharap anak bisa mandiri, anak juga perlu belajar, tapi tidak selalu belajar di sekolah, karena belajar pun dimulai dari ibu. Selain terapi, ibu harus mengulangnya di rumah, ibu harus jadi guru dan terapis yang baik, ibu harus terus belajar juga dalam merawat anaknya," imbuhnya.