MENGUNJUNGI Sumba maka Anda akan melihat bangunan rumah yang khas, yaitu bentuk atap menjulang tinggi. Rumah-rumah di Sumba dan lingkungan pedesaannya memang dapat dijadikan tujuan wisata, maka tidak jarang banyak traveler yang ketagihan untuk mengunjunginya kembali.
Salah satu desa adat yang bisa jadi pilihan Anda ketika berlibur di Sumba ialah Kampung Adat Praijing. Meskipun kampung yang berada di Desa Tebara, Kecamatan Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut sempat alami kebakaran pada 2000 lalu, tapi pesonanya tidak luntur dilahap si jago merah, terbukti hingga kini pun masih dikunjungi wisatawan dalam maupun luar negeri.
(Baca Juga: Generasi Millenial Kian Melek Akan Indahnya Alam Indonesia)
Menemukan Kampung Adat Praijing tidak sulit, karena hanya berjarak sekira tiga kilometer dari pusat kota dan terletak persis di atas Bukit Praijing. Ketika berada di Kampung Adat Praijing, para traveler bisa melihat-lihat keseharian penduduk lokal, yang tidak bisa Anda dapatkan di kampung manapun sambil mempelajari kebudayaan dan adat istiadatnya, memandangi hamparan areal persawahan yang membentang, dan melihat Kota Waikabubak, Ibu Kota Kabupaten Sumba Barat dari ketinggian.