(Foto: yanuarrainsyah/Instagram)
Setelah peristiwa kebakaran, kini rumah tradisional yang masih berdiri di Kampung Praijing tersisa 38 rumah, yang terdiri dari beberapa beberapa rumah adat dengan sebutan masing-masing. Ada rumah yang disebut Uma Bokulu dan Uma Mbatangu. Artinya, Uma Bokulu adalah rumah besar, sedangkan Uma Mbatangu adalah rumah menara.
(Baca Juga: Menikmati Indahnya Senja Keemasan di Kota Miri)
Dalam gambar, Anda bisa lihat ada rumah-rumah yang beratap menjulang seperti menara dan ada pula yang tidak bermenara, nah itulah perbedaan bentuk Uma Bokulu dan Uma Mbatangu. Dalam sebuah rumah tradisional Sumba, isi rumah tidak boleh sembarang, harus sesuai dengan aturan. Bagian bawah rumah digunakan untuk hewan ternak, bagian tengah untuk penghuni, dan bagian atas berfungsi untuk menyimpan makanan dan benda-benda pusaka.
Untuk memasuki rumah tradisional Sumba, penghuni pun tidak boleh asal, karena ada dua buah pintu berbeda yang diperuntukkan bagi laki-laki dan perempuan. Ada pintu laki-laki dan pintu perempuan yang dibuat dari tiang berukir, jadi kepala rumah tangga dan ibu masuk dari pintu yang berlainan.