Jika sudah puas bermain air, wisatawan dapat menikmati pemandangan di sekitar Teluk Sorbay dimana air terjun bermuara. Di pinggiran teluk terdapat dermaga tempat para nelayan menautkan perahu mereka. Keunikan dari nelayan di sana adalah yang mereka cari bukan ikan, melainkan kepiting bakau dan rumput laut. Ya, di tengah teluk memang terdapat budidaya kedua hasil laut tersebut.
BACA JUGA:
Khusus untuk kepiting bakau, hewan laut itu biasa dikirim ke luar pulau seperti ke Surabaya dan Bali, bahkan hingga di ekspor ke luar negeri. Masyarakat sekitar juga seringkali mengantre untuk membeli kepiting yang dijual dengan harga kisaran Rp 35ribu-Rp 150ribu. Wisatawan yang datang juga bisa membelinya sebagai oleh-oleh dan nelayan siap mengemasnya dengan baik agar awet.
Kegiatan yang bisa dilakukan di teluk yang masih menjadi bagian dari Pantai Hoat Sorbay itu adalah mengelilingi hutan mangrove menggunakan speed boat. Dengan membayar Rp500.000 per perahu, wisatawan akan diajak menelusuri hutan selama dua jam melalui ke cerukan. Terakhir, jangan lupa untuk menikmati keindahan matahari terbenam di sana. Sekadar informasi, biaya yang dibebankan kepada wisatawan untuk mengunjungi kedua objek wisata itu sebesar Rp20.000 per mobil dan Rp5.000 per motor.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.