“Bisa saja mulut bagian kiri kegigit, terus enggak lama yang kanan kegigit juga. Jadinya bisa muncul bersamaan dan itu merupakan bagian dari tanda,” tambah Drg. Rahmi.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari sariawan memang tidak diketahui. Namun ada beberapa faktor pemicu yang menyebabkannya antara lain stres, trauma, hormonal, dan kebersihan mulut.
(Baca Juga: Biar Sehat dan Bugar, 5 Makanan Ini Wajib Ada dalam Diet Harian Wanita)
Walau begitu, ada kondisi tertentu yang mengharuskan seseorang untuk berkonsultasi ke dokter bila mengalami sariawan yang tidak biasa. Contohnya luka tersebut tidak sembuh lebih dari dua minggu. Sebab idealnya sariawan akan sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu dua minggu.
Tanda lainnya adalah pinggiran mengeras dan menggulung, tidak ada faktor iritasi lain di sekitarnya seperti behel, terjadi berulang tanpa diketahui pemicunya, dan disertai dengan demam maupun keluhan pada kulit atau organ lain.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.