PENYAKIT kelainan Hiperplasia Adrenal Kongenital (HAK) menyebabkan anak dengan masalah kelamin ambigu. Apakah benar kelainan itu menyebabkan anak jadi tidak subur pada saat dewasa kelak?
Tak sedikit penderita HAK di Indonesia lahir dengan kelamin ambigu yang menyebabkan gangguan tumbuh kembang. Paling mudah dideteksi yakni jika anak perempuan lahir dikira malah kelaminnya laki-laki, yang membuatnya dibesarkan dengan cara yang salah.
Orangtua sebisa mungkin dapat mendeteksi dini kelainan itu. Karena ada beberapa gangguan lain yang berkaitan dengan kelamin dan bagian organ vital lainnya, yang bisa memicu ketidaksuburan.
Spesialis Anak dr Nanis Sacharina Marzuki SpA(K) mengatakan, anak perempuan yang mengalami kelainan HAK bisa kelebihan hormon androgen. Hormon tersebut yang membuatnya lahir dengan kelamin ambigu, karena dikira anak laki-laki.
(Baca Juga: Mengenal Hiperplasia Adrenal Kongenital, Kelainan yang Bikin Anak Lahir dengan Kelamin Ambigu)
"Di tubuh anak ada banyak hormon yang harusnya berfungsi normal. Tapi pada pasien HAK, yang mendominasi alias berlebihan itu hormon androgen," ujar dr Nanis saat ditemui di kawasan Kramat, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).
Kelainan ini tentu jangan sampai terlambat dideteksi, juga harus segera ditangani. Karena, kalau ada komplikasi dari kelainan yang muncul sejak kecil, bisa segera dioperasi.