JIKA mendengar 'kuliner khas Bali', biasanya yang terlintas di pikiran orang awam kebanyakan adalah babi panggang ataupun nasi campur Bali.
Well, sebenarnya seperti kebanyakan daerah di Nusantara lainnya, Bali juga menyimpan kekayaan kuliner. Salah satunya datang dari Kabupaten Tabanan.
Jika kemarin kita sudah membahas kuliner khas Tabanan seperti teh beras merah, bubur tri datu, kuwir nyatnyat hingga gurame jae. Tenang, ternyata daerah Tabanan masih menyimpan aneka hidangan lain.
Dirangkum Okezone, Kamis (22/2/2018) dari berbagai sumber, di daerah Pupuan, Tabanan juga ada sebuah makanan khas bernama entil, yang sayangnya diketahui memang belum terlalu banyak orang kenal dengan makanan ini. Entil sendiri disebutkan sebagai salah makanan tradisional yang sederhana yang biasanya bisa ditemukan di warung-warung tradisional Bali di sekitar Pupuan.
(Foto: iputuadipurnawan/Instagram)
(Baca Juga: Mengenal Beragam Spesies Kupu-Kupu Nan Indah di Bali Butterfly Park, Tabanan)
Secara bentuk visual, sekilas entil ini punya tampilan mirip lontong atau ketupat karena dibungkus dengan daun. Namun, jangan salah, ternyata daun yang dipakai sebagai bungkusan ini adalah daun Telengidi, yang teksturnya mirip dengan daun kunyit namun bedanya tidak mengeluarkan bau khas.
Entil sendiri dibuat dengan beras yang kurang lebih diproses dengan cara direbus selama dua hingga tiga jam. Nah, daun Telengidi sebagai bungkus ini zat warna hijaunya akan meresap masuk ke dalam beras ketika dimasak. Disebutkan lebih lanjut, entil ini semakin lama direbus maka semakin awet tahan lama tidak cepat basi untuk beberapa hari.
(Baca Juga: Miss World 2017, Manushi Chhillar Ajak Masyarakat Indonesia Saksikan Terpilihnya Miss Indonesia 2018)
(Foto: putuherysetiadi/Instagram)
Proses perebusan beras ini juga tidak menggunakan kompor gas atau minyak tanah, melainkan dengan cara sangat tradisional yakni menggunakan bara api dari kayu bakar, tepatnya kayu yang pohon kopi yang selain tahan lama juga lebih maksimal dalam menghasilkan kobaran api besar. Bukan pekerjaan yang mudah untuk bisa membuat entil secara tradisional bukan?
Sementara itu, untuk penyajian, biasanya entil dinikmati bersamaan dengan urap Bali yang berisi kecambah, sayur bayam, dan irisan kacang panjang, sambal goreng, dan taburan sambal kelapa. Terakhir sebagai penyempurna, barulah diberi siraman kuah santan berbumbu agar cita rasa entil semakin nikmat.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.