2. Meminta persetujuan pasangan
Persetujuan seksual melibatkan kesepakatan antara Anda dan pasangan untuk menerapkan fantasi seksual kedua belah pihak setelah terjadinya diskusi. Hal ini penting dilakukan bagi semua pasangan tanpa terkecuali. Tanpa persetujuan yang jelas, seks yang terjadi termasuk ke dalam kategori pemerkosaan. Baik pria maupun wanita memiliki hak untuk menolak seks sesuai dengan pertimbangan masing-masing.
Hubungan yang dibangun berdasarkan rasa saling menghormati dan saling menghargai akan menghasilkan hubungan yang sehat. Kondisi ini penting sebagai wujud dari pengakuan Anda dan pasangan terhadap hak masing-masing.
Cara penting untuk menunjukkan pada pasangan bahwa Anda menghargai mereka ialah selalu meminta persetujuan seksual sebelum terlibat dalam aktivitas seksual. Cara yang paling baik ialah dengan menanyakan secara verbal apakah pasangan Anda ingin melakukan fantasi seksual bersama atau tidak.
3. Menetapkan batasan-batasannya
Hubungan yang sehat akan memiliki batasan-batasan tertentu, termasuk batas-batas seksual. Ketika Anda dan pasangan memutuskan untuk mewujudkan fantasi seksual maka penting untuk menerapkan batasan tersebut sesuai dengan batas kenyamanan dari kedua belah pihak.