“Ada anak yang tinggal di rumah di depan lapangan golf Rawamangun, Jakarta Timur. Rumah yang dia tempati hanya berukuran 3x4 meter. Saat diselidiki lebih lanjut, ternyata ibu dari anak ini memiliki 8 anak yang tinggal semuanya di rumah tersebut. Si ibu juga sudah beberapa kali memeriksakan anaknya yang berusia 2 tahun yang didiagnosa gizi buruk,” cerita Koes.
Dia melanjutkan, “Kami pun mencoba membantunya dengan melakukan perawatan intensif di RSUD (tidak disebutkan namanya, Red). Beberapa hari perawatan si anak dinyatakan sudah dalam kondisi yang lebih stabil. Namun, saat si anak kembali tinggal di rumah itu, masalah penyakit bocah itu kembali muncul. Alasan terkuatnya adalah keluarga tersebut tidak memberikan asupan gizi yang baik kepada si anak. Makanya kasusnya kembali muncul. Selidik punya selidik, ternyata keluarga ini pun bukan warga DKI Jakarta berdasar identitas diri yang si ibu miliki,” tutur Koes menambahi.
Koes menegaskan kembali bahwa kasus ini sangat kompleks. Tidak bisa hanya Dinas Kesehatan yang benar-benar mengatasi masalah ini. Dibutuhkan bantuan yang intensif juga dari beberapa Lembaga pemerintahan lainnya agar masalah ini bisa terselesaikan dari hulu sampai ke hilirnya.
“Yang jelas, kami selalu berusaha untuk dapat menemukan pasien yang mengalami gizi buruk, lalu kami bantu untuk pulihkan kembali kondisi kesehatannya. Tindakan ini biasanya diketahui melalui program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) yang menjadi perhatian khusus pemerintah DKI Jakarta mengentaskan masalah kesehatan. Kalau tim KPLDH menemukan ada kasus gizi buruk, biasanya mereka akan segera memberikan terapi,” ungkap Koes.
Dia menambahkan yang harus kembali menjadi perhatian di sini adalah menemukan jalan keluar terbaik agar masalah ini bisa selesai. “Salah satu yang terpenting adalah pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu. Dengan adanya konseling dan pemaparan yang baik dari tim Posyandu dan masyarakat memahaminya dengan baik, maka inshaallah kasus gizi buruk di mana pun di Indonesia bisa diretas dan masyarakat Indonesia terbebas dari gizi buruk ini,” tambahnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.