Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peran Nitrogen Monoksida dalam Menjaga Kesehatan Kardiovaskular

Antara , Jurnalis-Sabtu, 20 Januari 2018 |22:58 WIB
Peran Nitrogen Monoksida dalam Menjaga Kesehatan Kardiovaskular
A
A
A

JAKARTA - Penyakit-penyakit degeneratif, seperti stroke, hipertensi, dan diabetes mellitus (DM) cenderung meningkat berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Sementara berdasarkan survei Kementerian Kesehatan, penyakit tidak menular yang menjadi pembunuh utama antara lain, stroke, lalu penyakit jantung, diabetes dengan komplikasi, TBC, hipertensi dengan komplikasinya, dan penyakit paru-paru kronis.

Survei itu menyebutkan, perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia mengubah proporsi kematian. Contohnya, pada tahun 1990-an, stroke hanya menempati urutan keempat, kini menjadi pembunuh nomor satu. Disebutkan, penyakit jantung dan pembuluh darah dari tahun 1990-an tidak masuk 10 besar, kemudian pada tahun 2000-an naik ke posisi kelima, saat ini malah berada di urutan kedua.

Belum lagi penyakit diabetes mellitus di mana pada tahun 1900-an tidak masuk di 10 besar penyakit mematikan, ternyata di tahun 2000-an menjadi penyakit mematikan urutan keenam. Kemudian pada tahun 2014, penyakit itu menduduki peringkat ketiga.

Dalam survei global yang digelar Cigna secara online pada tahun 2015 dengan melibatkan 15.000 responden, termasuk masyarakat Indonesia, terungkap naiknya biaya hidup dan kesehatan di Indonesia, menjadi kekhawatiran kebanyakan orang Indonesia, khususnya untuk penduduk berusia 30-40 tahun.

Dari sejumlah penyakit kritis dan tidak menular, penyakit jantung menjadi penyumbang kematian terbesar dengan jumlah 17,5 juta jiwa per tahun. Posisi kedua adalah kanker dengan 8,2 juta jiwa per tahun, penyakit pernapasan (4 juta), dan diabetes (1,5 juta).

Di tahun 1998, hadiah Nobel diberikan kepada tim periset yang berhasil menemukan peran Nitrogen Monoksida (NO) sebagai molekul sinyal utama yang menjaga sistem kardiovaskular manusia agar dapat berfungsi pada tingkat terbaiknya.

Tiga peneliti itu adalah Robert F. Furchgott, Louis J. Ignarro, dan Ferid Murad, mengidentifikasi peran NO sebagai molekul sinyal dengan kemampuan untuk membantu meningkatkan komunikasi antar sel-sel dari sistem kardiovaskular, yang merupakan kunci kesehatan jantung jangka panjang.

L-arginine, diubah menjadi NO dalam tubuh dan dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan mengatur kekencangan dan kelenturannya. Hasilnya adalah pengurangan stres pada jantung, perbaikan sirkulasi dan kemampuan untuk menjaga tekanan darah pada kisaran normal.

ProArgi-9+ adalah produk revolusioner mengandung asam amino l-arginine berkualitas farmasi dalam jumlah signifikan, yang mudah diubah menjadi NO oleh tubuh. ProArgi-9+ merupakan suplemen l-arginine dengan kualitas terbaik dunia dan telah masuk dalam Physicians Desk Reference (PDR) edisi 2014 yang merupakan sumber informasi terpercaya dalam hal obat-obatan dan bahan-bahan yang diresepkan oleh ahli medis di seluruh dunia selama 65 tahun.

General Manager PT Synergy WorldWide Indonesia, Erwin Dumalang dalam sambutan pada Seminar Kesehatan bertajuk “Suplementasi Nutrisi L-Arginine: Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Stroke, Penyakit Jatung dan Diabetes” di Jakarta, menjelaskan bahwa Synergy WorldWide Indonesia memasarkan suplemen ProArgi-9+.

Hendri menambahkan, ProArgi-9+ dibuat dari bahan baku yang bersumber dari pemasok yang telah lulus persyaratan dan serangkaian pengujian kualitas yang ketat melalui proses audit oleh Synergy dengan total 247 tes sepanjang proses produksi ProArgi-9+, ditambah 15 tes yang berbeda sebelum menerima cap pesertujuan akhir.

Prof Dr. dr. Rusdi Lamsudin Sp.S (K) M.Med.Sc, Guru Besar di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dalam paparannya soal manfaat L-Arginine mengatakan, banyak penelitian sejak tahun 2006 lalu membuktikan bahwa suplemen ini bisa mencegah dan mengurangi stroke. Jika sudah terjadi stroke, itu pun menurut Prof Rusdi manfaatnya cukup tinggi.

Prof Rusdi yang juga mantan Ketua Bidang Penelitian PERDOSSI tahun 2001-2006 menambahkan adanya NO yang diproduksi oleh sel endotelium bermanfaat untuk mencegah terjadinya stroke dan penyakit vascular lainnya.

Menurut Prof Rusdi l-arginine yang didalam tubuh menjadi NO mulai dipopulerkan di Indonesia dan dia menyarankan kepada pasien untuk mengonsumsi dengan dosis yang tepat sesuai dengan petunjuk yakni 4-6 gram/hari.

(Risna Nur Rahayu)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement