Temuan menunjukkan, seseorang yang minum teh, terutama di siang hari dapat meningkatkan kreativitas pada kedua tes tersebut. Studi ini membuat para periset menyimpulkan bahwa minuman panas meningkatkan fungsi kognitif secara keseluruhan.
Namun, peneliti mencatat peserta mengonsumsi teh dalam studi ini jumlahnya relatif kecil. Oleh karena itu mungkin tidak memiliki dampak positif yang sama dalam jangka panjang. Studi ini berkontribusi untuk memahami fungsi teh pada kreativitas seseorang, laporan tersebut menyatakan.
Hal ini harus diselidiki hubungan antara konsumsi makanan dan minuman dan peningkatan kognisi manusia. Ada dua bahan biologis, yakni kafein dan teanine, yang memiliki efek menguntungkan.
Kedua kandungan itu merupakan bagian tak terpisahkan dari fungsi kognitif. Teanine bisa bermanfaat dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Para ahli menyebutkan, seseorang bisa melakukan kebiasaan afternoon tea setiap hari. Paling tidak minum teh juga disarankan tidak lebih dari empat Cangkir sehari. Demikian dikutip Independent, Kamis (18/1/2018).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.