Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenang Kota Baghdad Tempo Dulu yang Bentuknya Melingkar

Annisa Aprilia , Jurnalis-Kamis, 18 Januari 2018 |12:19 WIB
Mengenang Kota Baghdad Tempo Dulu yang Bentuknya Melingkar
Kota Bagdad tempo dulu (Foto:Amusingplanet)
A
A
A

BAGHDAD menjadi salah satu kota yang telah berdiri sejak abad ke 8. Namun, ketika kali pertama berdiri, Baghdad tidak bernama seperti itu, tapi Kota Lingkar.

Pemberian nama Kota Lingkar bukanlah tanpa alasan, melainkan disesuaikan dengan bentuknya kala itu. Kota Baghdad menjadi tonggak munculnya peradaban di dunia yang tidak sederhanan, karena untuk membangun kota tersebut, Khalifah Dinasti Abbasiyah, yaitu al-Mansur melibatkan banyak ahli.

Al-Mansur memilih sebuah lahan sekira 30 kilometer ke arah utara ibukota Sassania di Ctesiphon, di sepanjang tepian Tigris dan mulai menyusun rencana untuk desain dan konstruksinya. Dengan membawa ribuan arsitek, insinyur, surveyor, tukang kayu, pandai besi, dan lebih dari 100 ribu orang buruh dari seluruh Kerajaan Abbasiyah Kota Lingkar alias Baghdad dibangun.

BACA JUGA:

Ternyata Ini 5 Penyebab Hilangnya Suku Aztec dari Peradaban

Sebelum membangun Kota Lingkar, al-Mansur juga berkonsultasi dengan astrolog, dari saran para astrolog, peletakan batu bata pertama pada seremonial harus dilakukan pada 30 Juli 762, mengutip dari Amusing Planet, Kamis (18/1/2018). Dalam rancangan, Kota Lingkar dibentuk seluas 2 kilometer, dibentuk sedemikian rupa, karena ingin menghormati ajaran geometris Euclid yang telah al-Mansur pelajari dan kagumi.

Bila Anda amati dalam gambar, di tengah Kota Lingkar berdiri dua buah bangunan yang paling menonjol, bangunan tersebut yaitu Masjid Agung dan kediaman khalifah, Istana Golden Gate. Di sekitar istana dan masjid ada sebuah lahan atau lapangan terbuka dan bangunan di tepi pantainya, tapi yang boleh diizinkan menunggang kuda di sana hanyalah seorang khalifah .

Lebih lanjut, seperti yang tertulis dalam sumber, Kota Lingkar juga berisi istana-istana untuk anak-anak khalifah, rumah untuk staf kerajaan dan pelayan, dapur, barak untuk penjaga kuda dan kantor-kantor kenegaraan. Sementara untuk daerah pusat pemerintahan dilindungi oleh dinding.

BACA JUGA:

Minum Teh pada Siang Hari Bikin Anda Tambah Kreatif

Bagian luar Kota Lingkar atau Kota Baghdad pada masa lalu dilindungi oleh tembok bundar yang diperkuat dengan ketinggian 30 meter dan ketebalan 44 meter. Selain itu, dilindungi dan diapit juga oleh benteng, serta dikelilingi oleh parit yang dalam.

Sayangnya, keindahan dan kemegahan Kota Lingkar yang unik tidak ada yang tersisa sampai sekarang. Sebab, pada awal 1870-an Kota Lingkar dihancurkan ketika Midhat Pasha menjadi gubernur Ottoman di Baghdad. Midhat Pasha mungkin tidak tertarik untuk melestarikan sejarah, tapi reformasi besar yang diperkenalkannya pada Baghdad dan Irak pada umumnya mengubah wajah kota.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement