Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta di Balik Konsumsi Multivitamin yang Bisa Berbahaya bagi Tubuh

Ajeng Dwiri Banyu , Jurnalis-Kamis, 11 Januari 2018 |07:30 WIB
5 Fakta di Balik Konsumsi Multivitamin yang Bisa Berbahaya bagi Tubuh
Ilustrasi (Foto: Prevention)
A
A
A

Beberapa orang memerlukan dosis vitamin atau mineral ketika sedang menjalankan diet. Misalnya, manula membutuhkan lebih banyak kalsium untuk menjaga kesehatan tulang dan juga ibu hamil dianjurkan untuk meningkatkan asupan asam folat untuk mencegah cacat lahir tertentu. Dalam hal ini, Biggers menyarankan untuk menggunakan suplemen khusus daripada multivitamin untuk mengatasi kekurangan

4. Butuh Lebih Banyak Vitamin D

Tubuh kita diketahui bisa menghasilkan vitamin D secara alami saat terkena sinar matahari. “Karena sinar matahari dapat menyebabkan kanker kulit, penuaan dini, dan kerusakan kulit lainnya, mungkin akan lebih aman untuk mengonsumsi vitamin D daripada dari sinar matahari.” jelas David Cutler, MD, seorang dokter keluarga di Providence Saint John’s Helath Center di Santa Monica. Untuk itu, mengonsumsi suplemen vitamin D adalah pilihan yang lebih baik daripada multivitamin.

5. Multivitamin Tidak Akan Mencegah Penyakit Serius

Multivitamin bukanlah pil ajaib. Cutler menjelaskan bahwa multivitamin tidak pernah terbukti dalam mencegah penyakit kanker dan penyakit jantung. Sebuah jurnal medis Annals of Internal Medicine justru menerangkan jika mulitivitamin berpengaruh terhadap penurunan kognitif, penyakit jantung, kanker, dan kematian secara keseluruhan.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement