Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Abaikan Gangguan Tenggorokan yang Ternyata Berujung Difteri

Dewi Kania , Jurnalis-Sabtu, 30 Desember 2017 |11:18 WIB
Jangan Abaikan Gangguan Tenggorokan yang Ternyata Berujung Difteri
Jangan abaikan sakit tenggorokkan (Foto:Healthxchange)
A
A
A

"Pasien diberikan obat anti difteri serum untuk mengikat racun. Lalu pemberian antibiotik dan memonitor apakah ada komplikasi. Setelahnya, dilengkapi vaksinasi," ujarnya.

Perlu diingat, penyakit difteri tidak sama seperti Mers COV, SARS atau ebola. Karena difteri penularan melalui percikan air liur saja.

"Difteri bentuk kuman besar tidak bisa menyebar merata lewat udara. Tapi akan menular jika kontak dekat paling tidak 1,5 meter. Misal pasien batuk atau bersin, pasti orang di sekitar mudah tertular," bebernya.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement