SETIAP negara memiliki caranya sendiri dalam merayakan tahun baru. Selain dengan mengadakan pesta tahun baru bersama keluarga atau teman dan menonton pertunjukkan kembang api, warga Belanda menandai tahun baru dengan makan makanan manis. Juga ikut tradisi menyelam ramai-ramai di tengah cuaca musim dingin.
Negara yang terkenal dengan keju, kincir angin dan kanalnya ini pastinya menggelar pesta tahun baru yang meriah. Saat menjelang tengah malam, banyak dari warga Belanda yang membakar petasan dan kembang api untuk memeriahkan pesta. Bahkan saking antusiasnya mereka kadang gak berhati-hati lho. Pesta tahun baru semakin lengkap dengan adanya bir dan gluhwein atau anggur panas untuk menemani pesta akhir tahun. Pertunjukkan kembang api yang spektakuler di Amsterdam biasanya berpusat di Oosterdok.
BACA JUGA:
Saat jarum jam menunjuk angka 12, warga Belanda biasanya akan mulai memakan Oliebollen, sebuah camilan khas tahun baru. Oliebollen berbentuk bola cokelat besar dan rasanya manis. Terbuat dari adonan tepung, gula dan berukuran sebesar donat, Oliebollen juga mengandung banyak kalori sehingga terasa pas di mulut setelah banyak meminum bir.
Makanan khas tahun baru lainnya adalah Appelflappen. Camilan ini terbuat dari buah apel potong yang dikocok dengan garam dan bir lalu dilapisi tepung dan digoreng. Rasanya manis karena ditaburi banyak gula tabur. Selain itu ada juga Duivenkater, yaitu sepotong roti yang dilapisi mentega dan kulit buah, juga waffle.
Tradisi makan makanan manis saat tahun baru ini berdasarkan kepercayaan terhadap dewi Perchta, yang saat malam tahun baru akan terbang sambil membawa roh jahat dan menyobek perut orang yang ia temui. Namun pisaunya tak akan berfungsi pada orang yang makan makanan berlemak.