"Namun seiring berkembangnya zaman dan peradaban tradisi itu tetap terpelihara, walaupun hanya sekedar memasang lilin bersama seluruh anggota Keluarga sambil menaikkan doa syukur untuk penyertaan Tuhan terhadap anggota keluarga yang masih hidup," ujar Robby, Minggu, 24 Desember 2017.
Valentino Warouw, salah seorang peziarah juga mengatakan bahwa memang dalam umat Kristen Protestan serta mazhab atau sekte-sekte Kristen lainnya, tidak ada larangan untuk ziarah ke makam, namun juga tak ada perintah untuk ziarah ke makam.
"Untuk setiap umat Kristen, yang melakukan ziarah ke makam, mempunyai satu kesamaan pandangan, yaitu merupakan tanda dan lambang menghormati dan penghormatan kepada mereka yang telah lebih dipanggil oleh Sang Empunya Hidup dan Kehidupan," ujar Valen.
Kebiasaan ziarah ke makam juga menurutnya dilakukan oleh Orang Kristen, umat Kristen yang belatar etnis Timor/NTT, Minahasa, Maluku, dan juga pada Suku Batak yang beragama kristen.