SEORANG wanita hamil seharusnya menjaga kesehatan diri senditi agar terbebas dari penyakit. Apalagi di musim hujan, rentan demam berdarah dan malaria yang ternyata berbahaya bagi mereka.
Para ahli menyebutkan, dampak demam berdarah bisa berakibat fatal bagi bayi Anda yang belum lahir. Penyakit ini pada dasarnya juga mengancam nyawa yang tentunya bisa lebih berbahaya bagi wanita hamil.
Selama kehamilan, kekebalan tubuh mereka berada pada titik terendah sepanjang waktu. Kesehatan janin dapat juga berpengaruh alias mudah terinfeksi virus manapun.
Konsultan Kebidanan dan Ginekologi, Motherhood Hospitals Dr Asha Hiremath mengatakan, wanita hamil harus mecegah diri dari demam berdarah dan malaria. Sebab, infeksi dengue pada kehamilan membawa risiko perdarahan bagi ibu dan bayinya.
"Ada risiko serius kelahiran prematur dan kematian janin jika ibu tersebut terkena infeksi dengue selama tahap kehamilan selanjutnya," ungkap Dr Asha, dilansir Thehealthsite, Rabu (20/12/2017).
Dalam kasus infeksi yang berkembang menjelang persalinan, ada risiko penularan vertikal yang berarti infeksi bisa terjadi dari ibu ke bayi. Caranya bisa lewat plasenta, melalui air susu ibu, atau dengan kontak langsung selama atau setelah kelahiran.
Serupa dengan demam berdarah, malaria selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran dan infeksi bawaan saat lahir. Malaria juga dapat menyebabkan anemia pada wanita hamil, serta mengalami kejang, gagal ginjal atau kerusakan organ utama lainnya.
"Seperti demam berdarah, ini juga bisa menyebabkan kematian janin dan keguguran," tambahnya.
Baca Juga:
Untuk itu, setiap ibu hamil harus mencegah terjadinya demam berdarah dan malaria. Bagaimana langkahnya?
- Jangan bepergian ke daerah di mana demam berdarah, malaria sudah lazim di sekitar lingkungan Anda bersih.
- Tutup jendela di pagi dan sore hari untuk menghindari nyamuk masuk ke rumah.
- Gunakan pakaian pelindung seperti celana panjang, baju lengan panjang saat bepergian kemanapun.
- Gunakan kelambu di kamar, sebaiknya hindari obat nyamuk dengan insektisida untuk mencegah gigitan nyamuk.
- Minumlah banyak cairan seperti air, jus segar, air kelapa. Ini akan membantu mencegah dehidrasi dalam mencegah demam berdarah.
- Hindari mengkonsumsi obat-obatan seperti aspirin untuk demam. Hal ini dapat menyebabkan perdarahan.
- Sebaiknya, konsultasi dengan dokter jika mengalami tanda-tanda demam berdarah atau malaria.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.