Ketua Umum IDAI dr Aman B Pulungan mengatakan anak yang sudah mendapatkan imunisasi difteri secara lengkap seharusnya tidak tertular penyakit tersebut.
"Tetap jaminan itu dari Allah. Masalahnya imunisasinya cukup dan lengkap atau tidak. Satu-satunya cara untuk mencegah penularan difteri adalah melalui imunisasi," katanya.
Pembawa Bakteri Mengapa harus diimunisasi? Sebab yang harus diantisipasi bukan hanya seseorang tertular penyakit difteri, melainkan juga kemungkinan seseorang menjadi pembawa atau karier bakteri penyebab penyakit tersebut.
(Baca Juga: KLB Difteri dan Dilema Masyarakat Indonesia terhadap Vaksinasi)
Sebab, menurut Aman, pembawa atau karier bakteri penyebab difteri bisa saja tidak sakit atau tertular penyakit tersebut. "Karier bisa beredar di mana-mana. Dia tidak sakit, tetapi bisa menularkan," katanya.
Karena itu, satu-satunya cara mencegah penularan difteri adalah dengan imunisasi. Anak yang sudah mendapatkan imunisasi difteri lengkap pun setelah dewasa masih perlu diimunisasi setiap 10 tahun sekali.
Untuk mendapatkan hasil terbaik, harus ada kesadaran di masyarakat untuk mengimunisasi anaknya sesuai dengan jadwal. Sebab, imunisasi bukan hanya sarana untuk melindungi satu anak saja, tetapi untuk satu populasi.
(Baca Juga: Cegah Wabah Difteri dengan Perilaku Ini)
Karena itu, selain kampanye dan promosi kesehatan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap imunisasi, Aman mengatakan program imunisasi difteri harus melibatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar sekolah bisa melihat dan mengevaluasi jadwal imunisasi murid-muridnya. "Kelemahan kita saat ini adalah jadwal imunisasi di sekolah sering tidak sesuai. Jadwalnya tidak tercatat dengan baik," tuturnya.
Aman mengatakan orang tua seringkali tidak mencatat imunisasi yang sudah dilakukan terhadap anaknya. Di sisi lain, sekolah juga tidak terlalu memperhatikan imunisasi murid-muridnya.
Bila program imunisasi melibatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Aman berharap sekolah bisa lebih memperhatikan imunisasi murid-muridnya sehingga anak-anak Indonesia bisa diimunisasi sesuai jadwal.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.