Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bolehkah Memanaskan Susu Murni Kemasan, Bagaimana Kandungan Gizinya?

Annisa Amalia Ikhsania , Jurnalis-Rabu, 13 Desember 2017 |15:55 WIB
Bolehkah Memanaskan Susu Murni Kemasan, Bagaimana Kandungan Gizinya?
Jangan panaskan susu kemasan (Foto:Ilustrasi/Ist)
A
A
A

 

SUSU menjadi salah satu bahan pangan pokok yang dibutuhkan seseorang. Termasuk juga anak-anak, harus banyak minum susu untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Saat memberikan anak-anak susu kemasan, sebaiknya pilih yang susu kemasan UHT. Kemasannya berisi susu murni yang sudah diproses dengan aman.

Daripada Anda memberikan susu formula yang biasanya sudah dicampur dengan kandungan tinggi gula. Dampaknya bisa memicu obesitas dan hal lainnya.

Namun, sebelum meminumnya jangan panaskan susu murni tersebut. Kandungan nutrisinya bisa rusak dan sia-sia diminum.

BACA JUGA:

G-Dragon Dapat Minuman Soju Satu Kulkas dari Penyanyi Cantik IU

Ahli Nutrisi Emilia E Achmadi mengatakan, sebaiknya susu murni jangan dipanaskan. Karena bisa merusak vitamin dan mineral dari susu.

"Susu murni sudah diproses aman dan tinggal diminum. Temperatur suhunya sudah diatur agar bakterinya mati," kata Emilia saat ditemui di acara Edukasi Kebutuhan Susu Bergizi Disukai Anak bersama Tetra Pack di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2017).

Apabila susu dipanaskan hingga mendidih dapat merusak vitamin B12 dan asam folat. Kedua nutrisi tersebut manfaatnya bisa mendukung kecerdasan otak dan memperkuat otot-otot.

BACA JUGA:

Awas Mabuk! Keju Ini Punya Rasa Gin!

Namun, sayangnya banyak orang yang tak paham dengan kebiasaan memanaskan susu. Percuma saja, kalau minum susu hangat tanpa Ada kandungan nutrisi yang lengkap.

Sementara itu, jika Anda tidak mengonsumsi susu UHT tapi lebih meminum susu sapi murni yang baru diperah, harus dididihkan dengan suhu yang tepat. Kalau tidak, bakteri dari susu murni yang segar itu malah menyebabkan penyakit.

"Susu murni yang baru diperah pasti mengandung bakteri dari kandangnya yang kotor. Maka harus disterilisasi agar tidak menyebarkan bakteri yang memicu penyakit," tutup Emilia.

(Santi Andriani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement