Selain itu Kemenpar juga menggelar Indonesia Business Meeting untuk menjaring masukan dari berbagai komponen bisnis di Melbourne yang selama ini bergerak di bidang pariwisata dengan segmen pasar Bali atau Indonesia secara umum.
Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Kemenpar I Gde Pitana mengatakan upaya untuk mempromosikan Bali akan terus digencarkan mengingat saat ini Bali sudah semakin normal.
(Baca Juga: Wisatawan Jadikan Letusan Gunung Agung Sebagai Spot Selfie Terbaik)
"Bandara Ngurah Rai ditutup hanya dua hari 26-27 Desember, pada 28 Desember ruang udara di Bali sudah bersih dari debu vulkanik dan aktivitas di Bali di luar radius 10 km sudah normal tidak ada suasana panik," katanya.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho sebelumnya mengatakan, Gunung Agung memang masih berada di fase erupsi namun erupsi yang hanya sesaat dengan debu vulkanik yang sedikit.
(Baca Juga: Letusan Gunung Agung Jadi Destinasi Wisata Baru di Bali)