BAGI Anda pencinta cerita romance-action pasti akan teringat dengan serial silat Mandarin yang sempat marak di pertelevisian Indonesia sekitar tahun 90-an. Kisah silat Tiongkok ini bahkan memiliki penggemar yang sangat banyak sampai sekarang.
Meskipun aksi silat yang belum didukung dengan efek canggih seperti zaman sekarang, tidak memberikan kesan jelek atau murahan pada aksi laga yang ditampilkan para aktor dan aktrisnya. Aksi laga mereka bahkan terlihat apik karena mereka betul-betul memerankannya dengan aksi silat sungguhan.
Meskipun sudah berlalu puluhan tahun, kenangan tontonan di tahun 90-an ini tidak akan luntur dari ingatan penggemarnya. Untuk bernostalgia dengan film silat tersebut, berikut Okezone rangkum beberapa serial silat yang popular di tahun 90-an dari berbagai sumber.
The Legend of Condor Heroes (Yo Ko)
Serial silat satu ini diperankan oleh Andy Lau sebagai Yeung Kuo atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama Yo Ko. Selain itu, dalam serial ini Andy Lau ditemani dengan karakter lainnya seperti Siu Lung Noi atau biasa dipanggil Bibi Lung yang diperankan oleh Idy Chan. Serial ini bercerita tentang Yo Ko, seorang anak yatim piatu yang belajar bela diri.
Namun ia disiksa oleh teman dan guru di tempatnya belajar. Kemudian, ia pun berhasil kabur ke sebuah makam tua dan bertemu dengan Bibi Lung. Benih cintapun akhirnya dirasakan oleh Bibi Lung dan Yoko yang tumbuh dewasa bersama. Namun sayangnya cinta mereka tidak berjalan mulus karena bertentangan dengan aturan saat itu.
White Snake Legend (Siluman Ular Putih)
Sebuah kisah datang dari gunung Er-Mei hiduplah ular putih dan ular hijau yang menjelma menjadi wujud manusia yang bernama Bai Su Zhen dan Xiao Qing. Singkat cerita, Bai Su Zhen dan Xiao Qing bertemu dengan pemuda bernama Xu Xian dan membuat Bai Su Zhen jatuh cinta dengan Xu Xian.
Xiao Qing pun membantu agar mereka bisa berhubungan dan upayanya pun berhasil sampai keduanya menikah. Setelah menikah, mereka menjalani kehidupan baru di kota Zhen Jiang dengan membuka bisnis toko obat berkat sihir ular putih yang dimilikinya. Namun, kesuksesan tersebut tak bertahan lama karena seorang biksu sakti berambisi untuk menangkap siluman ular putih dan mengurungnya di pagoda.
To Liong To (Golok Pembunuh Naga)
Kisah ini berlatar belakang akhir dinasti Yuan seputar sepasang senjata yang sangat hebat dan tidak ternilai harganya yang lebih dikenal sebagai Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga.
Senjata sakti ini banyak diinginkan oleh para pendekar dunia persilatan. Jika mereka bisa memiliki senjata tersebut, dipercayai bisa menguasai dunia. Dengan desas-desus yang beredar, barang siapa menguasai Golok Pembunuh Naga, maka ia adalah pemimpin dunia dan wajib dijunjung tinggi oleh semua pendekar, tandingannya adalah Pedang Langit. (tam)
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.