Saat bayi, perawatan pasca sunat yang dilakukan tidak sulit. Lukanya cukup kecil dan perawatannya bisa dilakukan dalam kondisi terbuka.
(Baca Juga: Krestle Deamampo, Perawat Cantik Ini Ternyata Tukang Sunat)
Berbeda saat anak-anak usia SD melakukan sunat seperti yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Perawatan pasca sunat terbilang lebih rumit dan komplikasi perdarahan cukup besar jika tidak dirawat dengan tepat.
(Baca Juga: Umur Tepat Anak Laki-Laki Disunat dan Manfaatnya bagi Kesehatan)
"Saat bayi, luka dibiarkan terbuka dan ditutup dengan popok sudah aman. Penyembuhan juga paling tidak kurang dari satu minggu," bebernya.
(Baca Juga: Siapa Bilang Sunat Bisa Menambah Ukuran Alat Vital?)