BACA JUGA:
5 Tanaman Herbal Ini Bisa Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh Penderita HIV
“Pemindaian fMRI menunjukkan bagaimana virus HIV dapat mempengaruhi otak yang terlibat dengan motivasi. Kami berteori bahwa hal ini dapat terjadi sedemikian rupa sehingga pasien seringkali tidak cukup termotivasi unutk minum obat atau sekadar bangun dari tempat tidur.” lanjut Stefan.
Para peneliti dari Kedokteran dan Ilmu Kesehatan SU tengah mempelajari struktur korteks frontal pada daerah otak yang diketahui bernama atrofi. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa hingga 50% orang dengan HIV dapat menderita beberapa kerusakan kognitif, mulai dari gangguan ringan seperti demensia hingga psikosis berat.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.