Selama 2016 Malaysia mampu meraup 82,1 miliar Ringgit Malaysia dari kunjungan wisatawan atau naik 18,8 persen dibandingkan 2015 yang mencapai 69,1 miliar Ringgit Malaysia.
Sementara, hingga Agustus 2017 jumlah kunjungan wisatawan ke Malaysia sudah mencapai 17,5 juta jiwa dan dari Indonesia berada pada posisi terbanyak kedua setelah Singapura dengan jumlah wisatawan yang berkunjung 1,8 juta orang.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Sumbar, Ian Hanafiah mengatakan saat ini sektor pariwisata menjadi perhatian semua pihak.
"Semua negara berlomba-lomba menggaet wisatawan namun yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memenuhi kebutuhan wisatawan tersebut," tambah dia.
Saat ini kunjungan wisatawan Malaysia ke Sumbar juga cukup tinggi terungkap dari pernyataan pihak maskapai yang menyatakan tingkat keterisian kursi pesawat rata rata mencapai 90 persen.
(Baca Juga: Ratu Kecantikan Asal Malaysia Pakai Gaun Nasi Lemak sebagai Kostum Nasional)
"Artinya jika Sumbar ingin lebih banyak lagi dikunjungi wisatawan dari Malaysia maka harus memperbaiki infrastruktur serta sarana dan prasarana," lanjut dia.
Saat ini sedang trend wisata halal dan banyak negara di Asia Tenggara menangkap peluang itu dengan menyediakan kebutuhan bagi wisatawan muslim.
"Harus diakui jumlah wisatawan yang datang ke Malaysia jauh lebih banyak dari pada yang berkunjung ke Sumbar, dan ini berkat promosi yag baik dari negara itu," ujar dia.