Ditambahkan oleh Rusli, Festival Karawo merupakan salah satu wadah untuk mempromosikan Kain Karawo asli Gorontalo. “Festival Karawo tahun ini sangat membanggakan karena saya dapat laporan para pengrajin Kain Karawo sudah kehabisan stock. Para pengrajin juga sudah mulai berkembang, tidak hanya kain, namun sarung dan mukena sudah mulai diproduksi. Saya anggarkan APBD 2019 untuk mendukung para pengrajin karawo dari segi mesin dan produksi,” lanjutnya.
Kegiatan Festival Karawo dimulai dengan pagelaran Peragaan Busana menggunakan Kain Karawo sebagai bahan dasarnya. Pagelaran ini mencuri perhatian warga sekitar karena Kain Karawo ditampilkan lebih modern dan elegan.
Festival ini juga menghadirkan acara utama yaitu karnaval yang diikuti oleh 50 kelompok anak muda dari berbagai kabupaten se-Sulawesi dan beberapa institusi pemerintah daerah, seperti perwakilan dinas perhubungan, dinas Pekerjaan Umum, dan masih banyak lagi. Karnaval kali ini terbilang lebih banyak memiliki tema dan kreasi yang membuat mata tak ingin luput dari pandangan. Tema tersebut dari Klasik, Hewan, Bunga, dan hasil bumi. Tak kalah menarik penampilan dari daerah Tomohon yang menampilka kreasi bunga pada pagelaran kali ini.
(Hessy Trishandiani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.