"Sayangnya, masyarakat tingkat kesadaran masih rendah. Makanya, saya imbau masyarakat supaya bisa menilai makanan yang dikonsumsi harus Sehat," ujarnya saat Pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan (Germas Sapa) di TMII, Jakarta Timur, Kamis (23/11/2017).
Masyarakat harus mendapatkan edukasi khusus dan mengenali beragam pangan yang aman. Sejak lama, Indonesia terancam dengan ragam makanan yang mengandung zat kimia, seperti formalin, boraks, pewarna tekstil, dan sebagainya.
Makanan tersebut bahkan dikonsumsi oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Seperti mie, bakso, ikan, kerupuk, biskuit, roti tawar dan sebagainya.
Umumnya, makanan tersebut dijual pedagang kaki lima dan kantin penjual makanan di sekolah atau perkantoran. Para pedagang hampir tidak bisa dikontrol oleh pemerintah dalam hal keamanan pangan ini.