Tidak cukup sampai di situ saja, bule Amerika Serikat yang telah tinggal di Indonesia selama 12 tahun, dan mengajar di salah satu universitas di Malang, Jawa Timur tersebut juga menyebutkan manfaat susu yang lainnya. Susu sapi segar yang telah diproses, dan dipasteurisasi dengan tepat, memiliki kualitas tinggi, serta bermutu, bisa membuat seseorang yang rutin mengonsumsinya terhindar dari risiko diabetes tipe 2 sekira 12%.
"Sebuah penelitian menyebutkan, ada setengah juta orang yang mengonsumsi lebih banyak susu, memiliki penurunan sebanyak 12 persen kadar risiko diabetes tipe 2, dibandingkan orang yang lebih sedikit mengonsumsi susu," imbuhnya.
Hanya, kebiasaan sebagian orang Indonesia yang hanya mengonsumsi susu pada usia balita saja, dan terbatas hanya pada sarapan atau sebelum tidur, membuat kebiasaan minum susu orang Indonesia lebih sedikit dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Padahal, susu memiliki manfaat yang tiada duanya, dan tidak bisa digantikan dengan makanan lainnya. Kalaupun dapat digantikan, Matt mengatakan seseorang itu harus makan sayur atau buah dalam jumlah yang sangat banyak, dan hal tersebut rasanya tidak mungkin.
"Kalsium yang terdapat dalam susu juga bermanfaat untuk pembentukan enamel gigi," ujarnya.
Lebih lanjut, Matt juga menginformasikan pada awak media yang hadir dalam suatu kesempatan ketika ia presentasi, bahwa susu kental manis bukanlah susu murni. Pasalnya, susu kental manis mengandung banyak gula, bisa memicu bakteri yang membuat gigi rusak. Untuk itu, Matt menganjurkan lebih baik tidak memberi susu kental manis pada anak.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.