“Sekarang ini, sekitar 10 persen perempuan dinyatakan menopause dini dan dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi,” terang Dr Szegda. Tak hanya itu, masalah sepertic penurunan kognitif, osteoporosis, dan kematian dini, juga jadi temuan studi ini.
Dr. Szegda menambahkan, perempuan yang bertubuh besar mungkin akan langsung berkonsultasi dengan dokter gizi pribadinya. Apalagi mengingat fakta ini bisa dikatakan menguntungnya mereka.
Namun, yang perlu dipahami di sini ialah menopause dini tidak bisa dipahami secara jelas. Banyak faktornya. “Temuan kami ini menunjukkan bahwa kekurangan berat badan mungkin memiliki dampak nyata ke proses menopause. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana peningkatan risiko menopause dini ini bisa terjadi,’’ pungkas Dr. Szegda.
Sedikit informasi, masa menopause biasanya terjadi antara usia 45 sampai 55. Tapi pada kasus tertentu, satu dari sepuluh orang yang menopause, mengalami menopause sebelum usia 45 dan satu dari 100 sebelum usia 40 tahun.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.