Produk seperti kondom lateks, spermisida atau produk kebersihan seperti pembersih kimia terkadang dapat menghasilkan reaksi yang tidak diinginkan pada wanita. Solusinya, amati jika rasa sakit disebabkan setelah menggunakan produk tertentu dan periksa diri Anda terhadap hal yang sama.
(Baca juga: URBAN FOOD: Resep Pilihan Pizza Seafood, Hidangan Lezat Pengganjal Perut)
Hati-hati bisa jadi sesuatu yang lebih serius
Jika rasa sakit di Miss V bagian dalam dan tak kunjung hilang, maka itu bisa menjadi tanda-tanda kista ovarium, fibroid dan endometriosis. Solusinya, periksa ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan ditangani.
Anda harus ingat, jika nyeri Miss V setelah berhubungan seks berlangsung lebih dari 24 jam, disertai gejala lain seperti bau atau pendarahan, maka harus segera mengunjungi ginekolog.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.