MUSEUM biasanya menjadi tempat menyimpan benda-benda bersejarah. Akan tetapi, museum yang satu ini menyimpan benda bersejarah yang tidak biasa.
Bukan prasasti, artefak, atau benda-benda bersejarah warisan nenek moyang dan para pahlawan, tapi sebuah benda yang sama sekali bukan dikenakan untuk manusia, melainkan untuk anjing. Ya, kalung anjing lah disimpan dan dipamerkan di museum ini.
Museum yang bernama Museum Dog Collar ini merupakan sebuah tempat yang khusus untuk memamerkan kalung-kalung anjing yang telah berusia lima abad. Kalung-kalung tersebut berbentuk tidak seperti kalung anjing yang ada seperti di zaman sekarang.
Jika zaman sekarang kalung anjing terbuat dari kain atau kulit, lima abad lalu kalung anjing terbuat dari bahan yang tampak seperti aluminium, tembaga, atau kuningan yang berkilau.
Kalung anjing yang dipamerkan di Museum Dog Collar tersebut ternyata koleksi dari sepasang suami istri yang memelihara anjing. Sepasang suami istri itu ialah John Hunt dan Gertrude.