Selain faktor psikologis, obat-obatan kimia disebut-sebut sebagai faktor pemicu produksi ASI terhambat. Tentunya hal itu membuat ibu semakin stres, dan mengakibatkan produksi ASI kian sedikit.
Padahal pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama merupakan hal wajib. Untuk memperlancar ASI ibu disarankan untuk memakan makanan sehat yang berasal dari bahan alami. Sehingga diharapkan tumbuh-kembang bayi selalu optimal.
Rempah-rempah adalah salah satu cara yang dapat membantu ibu memperlancar ASI. Beberapa jenis rempah-rempah berkhasiat meningkatkan nafsu makan. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini, jenis rempah-rempah dan ramuannya untuk memperlancar ASI.
Jamu Kencur
Untuk mengonsumsi kencur guna memperlancar ASI, ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama dengan memakan kencur secara langsung. Sedangkan cara kedua dengan maramunya menjadi jamu. Cara membuat jamu kencur sangatlah mudah. Bahan-bahan yang diperlukan adalah kencur, jeruk nipis, daun pegagan, temu giring, nanas muda, rumput laut temu hitam, dan garam. Campurkan semua bahan tersebut lalu tumbuk halus. Peras airnya, masukan ke dalam gelas, lalu minum sebelum makan.
Jamu kunyit
Ramuan jamu dari kunyit untuk ibu menyusui dapat meningkatkan produksi ASI. Sebab jamu kunyit membantu menambah nafsu makan. Kandungan minyak atsiri di dalamnya membuat ibu merasa lapar. Cara membuatnya sangat mudah, cukup haluskan kunyit, kemudian rebus dengan gula merah, dan minum selagi hangat.
Jamu sambiloto
Obat tradisional ini berbahan dasar daun sambiloto. Tidak seperti kencur dan kunyit, daun sambiloto rasanya sangat pahit bila diminum. Dengan meminum ramuan dari daun sambiloto produksi ASI menjadi lancar. Untuk membuatnya, siapkan bahan-bahan danun sambiloto, daun brotowali, daun kemukus, dan daun pegagan. Cuci bersih semua daun itu, rebus dengan air hingga mendidih, lalu minum.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.