Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jawa Kuno, Konsep Dekorasi Pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 18 Oktober 2017 |12:06 WIB
Jawa Kuno, Konsep Dekorasi Pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution
Jawa klasik, tema dekorasi pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution (Foto:Thebridedept)
A
A
A

BULAN November 2017, tepatnya pada tanggal 8 akan jadi hari yang membahagiakan untuk anak kedua Presiden RI, Joko Widodo yakni Kahiyang Ayu. Sebab di hari itulah, Kahiyang diketahui akan melaksanakan acara pernikahannya dengan sang kekasih hati, Bobby Nasution.

Dibantu sang kakak, Gibran, sederet persiapan pernikahan wanita yang disapa akrab mba Ayang tersebut sudah memasuki tahap-tahap akhir. Mulai dari persiapan administratif, busana, hingga dekorasi pernikahan.

BACA JUGA: 

Latar Belakang Pemandangan Alam, Kahiyang Ayu & Bobby Nasution Foto Prewedding di Yogyakarta, Romantis Banget!

Untuk dekorasi acara pernikahan, ternyata Ayang dan Bobby memilih untuk menggunakan adat Jawa. Dihimpun Okezone dari berbagai sumber, Rabu (18/10/2017) konsep dekorasi pernikahan Ayang dan Bobby ini disebutkan akan memakai nuansa Jawa klasik dengan permainan perpaduan unsur-unsur kayu dan non-permanen.

Menurut Ranu Asmoro, dari Asmoro Decoration selaku pihak yang menangani dekorasi untuk pernikahan putri satu-satunya Presiden Jokowi dan Iriana tersebut. Konsep yang dipakai untuk perhelatan pernikahan ini, kurang lebih sama dengan konsep dekorasi yang diaplikasikan untuk pernikahan sang anak pertama, Gibran dengan Selvi terdahulu. Mereka akan menerapkan adat Jawa klasik atau Jawa kuno, dengan permainan detail-detail yang lebih diexpose, pemakaian materi yang sederhana, namun dengan penataan yang tepat sehingga bisa menampilkan dekorasi keseluruhan yang sederhana namun artistik mampu membuat semua tamu yang hadir menjadi berkesan.

BACA JUGA:

VIRAL! Istri Pertama Ikut Duduk di Pelaminan Pernikahan Suaminya dengan Istri Muda, Bikin Meringis!

Menariknya, dalam menangani semua tetek bengek perihal konsep dekorasi, Ranu menyebutkan bahwa sang kakak, Gibran lah yang banyak berkoordinasi dengan dirinya serta tidak adanya permintaan atau keinginan khusus dari Ayang sendiri, sebagai calon pengantin. Permintaan khusus datang dari Gibran, yang mengingingkan konsep pernikahan adik perempuan satu-satunya ini bisa dihelat dengan tema dekorasi yang lebih kental unsur budaya adat Jawanya.

Disebutkan lebih lanjut, pada dasarnya konsep dekorasi yang diterapkan oleh Ranu di perhelatan pernikahan Ayang nanti tidak jauh berbeda dengan tampilan dekorasi pernikahan Gibran-Selvi beberapa waktu lalu. Pembedanya hanyalah adanya welcoming gamelan di area depan untuk menyambut para tamu yang hadir di pernikahan Ayang nanti, di mana welcoming gamelan ini sebelumnya tidak digunakan pada pernikahan Gibran-Selvi beberapa waktu lalu.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement