Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebanyakan Makan Bikin Otak Jadi 'Lemot'? Medis Ungkap Kebenarannya

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Kamis, 12 Oktober 2017 |16:43 WIB
Kebanyakan Makan Bikin Otak Jadi 'Lemot'? Medis Ungkap Kebenarannya
Ilustrasi (Foto: Google)
A
A
A

Ya, memang makan banyak dapat membuat otak Anda lebih ‘lemot’ dibandingkan sebelumnya. Contohnya ketika Anda makan banyak nasi atau jenis karbohidrat lainnya, kemudian setelah Anda makan makanan tersebut Anda merasa agak lama dalam berpikir.

Hal ini telah dibuktikan dalam penelitian yang diterbitkan di American Physcological Association. Penelitian tersebut mencoba untuk melihat proses kerja otak menggunakan pemeriksaan medis. Lalu para peneliti menemukan bahwa otak mengalami gangguan sesaat setelah mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat.

Mengapa makan banyak bisa bikin otak lebih lambat dalam berpikir?

Lalu mengapa hal tersebut bisa terjadi? Apa yang menyebabkan otak menjadi lambat berfungsi? Walaupun peneliti belum mengetahui dengan pasti bagaimana mekanisme makanan dapat memperlambat otak, mereka memberikan beberapa alasan yang mungkin bisa menjadi penyebabnya, yaitu:

Otak ‘lemot’ bisa disebabkan naiknya serotonin setelah makan

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement